RINGKASAN RINUVACANCIES: EXPERT SPEAKING BERSAMA PERTAMINA

Definisi energi baru adalah energi yang diproduksi dengan teknologi baru dengan bahan baku terbarukan maupun tak terbarukan. Sedangkan energi terbarukan adalah energi yang berasal dari bahan baku terbarukan. Perjalanan riset hydrogenated renewable fuel dimulai dari tahun 2011-2014 dengan membuat katalis generasi 1 PK 210 HBD, pada tahun 2015-2016 dikembangkan katalis generasi 2 PK 220 HBD. Lalu, pada tahun 2017-2018 dikembangkan katalis isomerisasi PK 200 IW. Pada tahun 2019 dan 2020 dilakukan uji coba co-processing dan standalone.

 

 

Latar belakang pembuatan biofuel dimulai dari ketersediaan crude palm oil (CPO), adanya teknologi proses ramah lingkungan, dan adanya peluang di masa depan. Proses umum biofuel dapat dilakukan dengan proses transesterifikasi dengan mereaksikan CPO dengan methanol, sehingga diperoleh biodiesel (FAME/Fatty Acid Methyl Ester). Proses lainnya dengan coprocessing dengan menggunakan pencampuran minyak fosil dan minyak nabati. Ada juga proses standalone dengan penambahan hidrogen untuk memproduksi biofuel.

 

 

Proses co-processing sudah diuji pada tahun 2014 di RU II Dumai, lalu tahun 2019 dilakukan LCGO. Pada tahun 2023 akan dilaksanakan produksi bensin hijau, diesel hijau, dan avtur hijau secara kontinu. Kualitas produk co-processing yang dihasilkan dapat mencapai kualitas yang diperlukan dan juga meningkatkan kualitas dengan meningkatkan bilangan setana dan menurunkan kadar belerang. Proses standalone dilakukan dengan hydrodeoxygenation (HDO). Kualitas produk yang diperloleh lebih baik daripada kualitas produk dasar dengan peningkatan bilangan setanan dan kadar belerang yang rendah.

 

 

Alur pengembangan katalis dilakukan dengan ideasi lalu ke formulasi. Hasil formulasi dikarakterisasi, jika tidak sesuai dengan karakter yang diinginkan, fomulasi diulangi. Setelah diperoleh karakteristik yang diinginkan dilakukan uji peforma awal di reactor mikro, jika tidak
mendapatkan peforma yang diinginkan diformulasi ulang. Setelah mendapat peforma yang diinginkan di kembangkan di laboratorium pilot dan diteruskan dengan simulasi. Proses pembuatan green diesel & green avtur dapat dilakukan dengan hidrogenasi parsial FAME dan
hidrogenasi total RBDPO.